Selasa, 15 Maret 2011 By: sanggar bunga padi

NUKILAN PETA BANGSA

SENYUM DARI RUANG TAK BERZAMAN



Senyum tetap menghias pergantian laju dua kaki tak bersandal

Mengejar artifak yang dikirim oleh lorong waktu

Di atas lumpur bekas lambaian dan hempasan ombak

di nukilan peta bangsa yang mempersembahkan ruang tak berwaktu


Seongak tanah karang yang ditumbuhi bunga-bunga bertunas mekar

Tapi di masa yang lain


Dari sela-sela tumbuhan bakau sering nampak keajaiban waktu

Penampakan manusia dan barang aneh dari zaman cucu dan cicit

Dari waktu putaran maju di nukilan peta bangsa di seberang


Waktu yang melahirkan protes kesenjangan

Sementara di pulau kecil dari lorong waktu zaman lampau;

dari belahan Melayu Melanesia itu

hanya ada poros waktu yang....


Berputar jika ada tangis bayi

dan tangis sedih ditinggal generasi tua


Meski ada senyuman terbesit

hanya karena didatangi barang kesombongan waktu


Tak ada amarah di sana

Karena tak kenal protes sosial, protes peradaban

protes-protes di jalanan dan ruangan-ruangan mewah

dan protes-protes di depan corong zaman


Kawan....!

Itulah potret sebuah konfigurasi waktu

dalam ruang bangsa yang berpeta (Saidi A. Xinnalecky)

14 Maret 2011

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...